Mau ASI-nya Tetap Banyak Dan Berkualitas? Yuk Ikuti 16 Cara Memperbanyak ASI Ini

Mau ASI-nya Tetap Banyak Dan Berkualitas? Yuk Ikuti 16 Cara Memperbanyak ASI Ini

CARA MEMPERBANYAK ASI – ASI merupakan sumber nutrisi penting untuk bayi terutama ketika bayi baru lahir.

Bayi harus diberikan ASI dengan jumlah yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan membentuk kecerdasan otak pada bayi.

Sebagai seorang ibu, seringkah anda kadang merasa kekurangan produksi ASI atau ASI tiba-tiba mengering dan tidak mau keluar ketika dihisap oleh bayi anda?

Kekurangan produksi ASI bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

Anda harus menjaga agar anda bisa tetap bisa memproduksi ASI dan juga memperbanyak jumlah ASI. Agar kebutuhan bayi anda bisa terpenuhi dengan baik.

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk memperbanyak dan melancarkan ASI. Salah satunya adalah menjaga konsumsi makanan yang masuk ke tubuh anda.

Yuk Ikuti 16 Cara Memperbanyak ASI Ini

Berikut ini adalah beberapa tips serta cara yang bisa anda lakukan untuk memperbanyak ASI.

1. Minum air putih dalam jumlah banyak.

Seringkali hal ini terlupakan oleh para ibu yang sedang menyusui. Mereka lupa untuk meminum air putih yang banyak. Air putih memiliki segudang manfaat.

Salah satunya adalah untuk membantu memperbanyak dan melancarkan produksi ASI pada payudara ibu. Minumlah air putih minimal 8 gelas per hari diselingi dengan konsumsi buah dan sayuran.

2. Menyusui bayi sesering mungkin.

Ketika memberikan ASI, tidak perlu sampai menunggu hingga bayi benar-benar kenyang. Susuilah bayi sekitar 10-15 menit saja kemudian susui kembali setelah jeda 2-3 jam.

Lakukan sesering mungkin karna ketika bayi menghisap payudara, akan merangsang hormone untuk memproduksi lebih banyak ASI lagi. Jika anda jawing menyusui bayi, ASI pada payudara anda juga akan menjadi cepat habis.

3. Susui dengan payudara secara bergantian.

Setelah selesai menyusui dengan satu payudara, susui lah menggunakan payudara yang satunya.

Lakukan secara bergantian terutama ketika ASI mulai habis. Agar bisa memicu untuk memproduksi ASI lebih banyak.

4. Memijat payudara.

Selain untuk melemaskan otot-otot payudara, pijatan pada payudara juga dapat merangsang hormon agar ASI yang dihasilkan bisa lebih banyak lagi.

Lakukan pemijatan setelah menyusui. Jangan memijat terlalu keras karena akan membuat payudara sakit.

5. Memperbaiki posisi menyusui.

Seringkah anda berpikir apakah posisi menyusui anda sudah benar atau belum? Kurangnya produksi ASI pada payudara juga bisa disebabkan oleh kesalahan posisi saat menyusui.

Pada posisi menyusui yang benar, posisi bayi harus berada dekat sekali pada ibu (menempel).

Posisi mulut dan juga dagu sang bayi menempel pada payudara dengan mulutnya yang membuka lebar sehingga bayi bisa menghisap payudara dengan leluasa.

Agar lebih yakin dengan posisi yang benar, usahakan posisi putting berada pada satu garis lurus dengan lengan bayi agar bayi bisa disusui dengan nyaman.

6. Jangan membiasakan bayi menggunakan dot susu.

Apabila bayi sudah terbiasa meminum susu menggunakan dot, biasanya ia akan menolak ketika disusui melalui payudara.

Karena bayi sudah terbiasa meminum susu melalui dot sehingga ketika ia akan disusui melalui payudara, ia akan merasa kurang nyaman karena tidak terbiasa.

Selain itu, menyedot susu melalui dot juga lebih mudah untuk bayi ketimbang melalui payudara ibu.

7. Memompa payudara untuk menghasilkan ASI perah.

Apabila anda merupakan seorang ibu yang sibuk bekerja, akan lebih baik bagi anda untuk memompa ASI anda untuk membuat persediaan ASI di kala siibuk bekerja.

Cobalah memompa ASI selama 15 menit setiap setelah bekerja.

8. Mengonsumsi berbagai jenis makanan bergizi

makanan bergizi akan membantu memproduksi ASI serta menjaga kestabilan jumlah ASI pada payudara. Pilihlah makanan yang bergizi dan sehat.

Pilih makanan yang memiliki kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, serta mineral. Tidak perlu membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi.

Sebagai seorang ibu yang sedang menyusui, lebih baik memperbanyak makanan bergizi agar ASI dapat diproduksi dengan baik.

9. Meminum suplemen tambahan untuk ASI.

Saat ini banyak sekali tersedia minuman-minuman dan juga suplemen untuk menambah jumlah ASI pada payudara.

Minumlah suplemen jika dirasa memang diperlukan, terutama saat ASI anda mengering dan sulit keluar. Sebelum meminum suplemen, ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang bersangkutan.

10. Hindari stress yang berlebihan.

Mengurus rumah tangga adalah hal baru yang anda alami dalam hidup anda setelah menikah.

Meskipun urusan rumah tangga tidak mudah dan cukup berat, janganlah sampai stress apalagi berlebihan, karena hal ini akan berpengaruh juga pada produksi ASI anda yang menyebabkan turunnya produksi ASI.

Sering-seringlah berada di suatu tempat yang nyaman agar dapat memperbaiki mood anda dikala sedih melanda.

11. Dukungan dari sang ayah.

Seorang suami harus bisa mendukung istrinya dalam keadaan apapun dan berusaha membantu kesulitan yang dihadapi oleh istri.

Dengan begitu anak mereka juga akan turut merasakan kebahagiaan.

Sang ayah dapat membantu menghibur bayinya atau memberikan semangat agar bisa menyerap ASI lebih banyak.

Seorang ayah juga harus dibekali pengetahuan tentang produksi ASI sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan istrinya.

12. Motivasi pikiran bawah sadar.

Istilah ini disebut dengan Hypno-breastfeeding yaitu dimana seorang ibu dituntun harus menggunakan pikiran alam bawah sadarnya dengan terus membayangkan bahwa ASI akan keluar secara terus menerus.

Dengan memanfaatkan pikiran alam bawah sadar ini, tanpa disadari hormone pada payudara juga akan memicu produksi ASI.

Memang tidak semuanya efektif, tapi tidak ada salahnya untuk dicoba.

13. Jangan mengonsumsi kopi, rokok, dan alcohol.

Apabila sebelumnya anda mengonsumsi tiga objek tersebut, ada baiknya anda menghentikan konsumsi anda tersebut.

Pada kopi terdapat banyak kandungan kafein yang dapat mengurangi produksi ASI. Begitu juga dengan rokok dan alcohol. Bayi yang sehat juga tergantung dari apa yang dikonsumsi oleh ibundanya.

14. Istirahat yang cukup.

Anda sering begadang di malam hari dikarenakan pekerjaan? Atau karena menjaga si kecil yang suka merengek ketika malam hari? Aturlah waktu tidur anda secukup mungkin.

Kurang tidur menyebabkan efek yang tidak baik bagi tubuh anda. Dan bisa berpengaruh pada si kecil. Pintar-pintarlah mengatur waktu untuk istirahat apabila anda diharuskan begadang untuk menyelesaikan pekerjaan anda.

15. Melakukan hubungan suami istri secara rutin.

Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa melakukan hubungan intim dengan suami secara rutin juga dapat memicu produksi ASI.

Karena dapat merangsang hormone pada payudara untuk mengalirkan ASI lebih banyak. Hubungan ini sebaiknya dilakukan setelah 4 hingga 6 minggu sejak melahirkan si kecil.

16. Konsumsi buah kurma.

Buah yang berasal dari arab ini mengandung banyak sekali manfaat dan salah satunya adalah untuk membantu memperbanyak ASI.

Buah kurma memiliki kandungan kalsium dan juga zat besi yang dapat menambah kandungan gizi pada ASI.

Memakan buah kurma juga merupakan hal yang praktis untuk dilakukan apabila anda ingin memperbanyak jumlah ASI dalam waktu yang cepat.

Cara Memijat Payudara Untuk Memproduksi ASI

Memijat payudara merupakan salah satu cara untuk memperbanyak ASI. Pijatan pada payudara harus dilakukan dengan benar agar tidak menyebabkan sakit pada payudara.

Berikut ini adalah tips dan cara yang benar memijat payudara :

  • Hangatkan terlebih dahulu payudara dengan menggunakan handuk yang sudah direndam dengan air hangat. Lakukan selama 2 menit dan ulang sebanyak 4 hingga 5 kali. Tahap awal ini merupakan pemanasan yang harus dilakukan untuk melemaskan otot payudara agar tidak terjadi ketegangan otot ketika dipijat.
  • Pijatlah bagian puting terlebih dahulu dari atas hingga ke bawah. Pijat secara perlahan dan jangan tergesa-gesa.
  • Setelah itu, pijat bagian areola, yaitu bagian yang menjadi tempat bayi untuk menghisap ASI. Pijat dari atas ke bawah secara perlahan lalu dari kiri ke kanan. Ulangi sebanyak 5 hingga 6 kali untuk setiap payudara.
  • Kemudian pijat area payudara secara melingkar sebanyak 5 hingga 6 kali pijatan. Setelah itu pijat secara spiral ke arah areola. Lakukan hingga 3 sampai 4 kali pijatan. Kemudian pijat sisi payudara yang satunya dengan langkah-langkah yang sama.

Setelah atau sebelum menyusui, jangan lupa untuk membersihkan payudara secara rutin agar terhindar dari bakteri atau kuman yang dapat menyerang bayi.

11 Makanan Yang Dapat Dikonsumsi Untuk Memperbanyak Produksi ASI

Faktor makanan merupakan salah satu sumber terpenting untuk memperbanyak ASI.

Konsumsi makanan yang baik dan sesuai akan meningkatkan kestabilan jumlah ASI membuat produksi ASI menjadi berkali-kali lipat.

Selama 6 bulan, seorang ibu diharuskan memakan makanan bergizi agar dapat menyusui buah hatinya dengan baik.

Konsumsi makanan yang tidak menyehatkan dapat memperburuk kondisi bayi.

Karena zat-zat pada makanan yang tidak sehat akan terkandung dalam ASI dan jika dikonsumsi oleh bayi, bayi tersebut akan terkena dampaknya.

Tidak semua ibu mengetahui jenis maknan apa saja yang boleh dikonsumsi atau tidak.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang harus dikonsumsi olehibu ketika sedang menyusui anaknya:

1. Tumbuhan dari pohon papaya.

Konsumsi buah pepaya, daun pepaya, dan juga bunga dari pohon pepaya dapat membantu melancarkan ASI.

Apabila anda tidak suka daun pepaya karena rasanya yang pahit, anda bisa cukp dengan memakan buah pepaya saja. Karena semuanya memiliki manfaat untuk memperlancar produksi ASI.

Buah pepaya mengandung vitamin A, C, mineral, dan juga kalsium yang dibutuhkan oleh pertumbuhan bayi. Anda bisa memakan pepaya dengan berbagai cara.

Pepaya yang berjenis ranum dan mengkal sangat cocok untuk ibu hamil dan menyusui. Untuk pepaya yang berjenis ranum, anda bisa mengonsumsinya dengan cara memakannya langsung.

Sedangkan pepaya yang mengkal bisa anda jadikan sebagai sup untuk dikonsumsi.

Pepaya mentah juga bisa anda konsumsi setelah diolah menjadi masakan tertentu seperti sup ikan, sayur asam, sayur bobor, sayur gurih, dan berbagai jenis masakan lainnya.

Sejak dulu, pepaya dipercaya untuk memperbanyak ASI.

2. Daun katuk.

Di zaman sekarang ini, daun katuk cukup sulit untuk ditemukan karena sudah langka.

Padahal daun katuk merupakan salah satu makanan yang bisa dikonsumsi untuk memperbanyak ASI. Rasanya cukup pahit dan membutuhkan proses masakan yang tepat agar tidak terlalu pahit untuk dimakan.

Bagi ibu hamil, tidak dianjurkan untuk memakan daun katuk. karena cukup pahit untuk dikonsumsi. Daun katuk mengandung banyak protein yang dibutuhkan untuk membentuk ASI.

Mengonsumsi daun katuk sebanyak 100 gram setiap hari dapat memperbanyak protein yang dibutuhkan untuk ASI.

3. Sup.

Jenis sup yang bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan ASI adalah sup daging, sup ayam, serta sup ikan.

Kuah pada sup bisa digunakan untuk memberikan tambahan cairan pada tubuh sehingga ASI yang diproduksi menjadi lebih bnyak.

Sayur sup juga baik untuk dikonsumsi karena terdapat berbagai jenis sayuran yang baik untuk dikonsumsi.

4. Bayam.

Siapa yang tidak kenal makanan sayur kesukaan Popeye si Pelaut yang satu ini? Ya, bayam juga bermanfaat bagi ibu yang sedang menyusui.

Bayam memiliki kandungan zat besi yang bermanfaat untuk membantu proses pembentukan sel darah merah.

Selain itu, bayam juga kaya akan vitamin B6 yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

Bayam juga memiliki kandungan vitamin lainnya seperti A, C, E, dan K, serta protein dan mineral yang dapat mendukung pertumbuhan bayi.

5. Wortel.

Sayuran ini selain baik untuk mata juga bisa membuat ASI diproduksi lebih banyak. Kandungan vitamin A pada wortel sangat tinggi.

Sehingga dapat menjaga kesehatan mata untuk ibu dan juga bayi.

Anda bisa mengonsumsi wortel dengan cara dijus, lalu minumlah setiap sebelum makan siang agar pada sore hari, anda bisa menyusui anak anda dengan ASI yang cukup.

6. Kacang tanah mentah.

Protein pada kacang tanah yang masih mentah jumlahnya lebih tinggi dibandingkan kacang tanah yang sudah matang. Anda bisa mengonsumsi kacang tanah dalam keadaan mentah.

Namun apabila anda mengonsumsinya saat masih hamil, berhati-hatilah, karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mentah  dapat menyebabkan keguguran.

Akan lebih baik jika mengonsumsinya ketika sudah melahirkan saja.

7. Daun kemangi.

Daun yang sering dijadikan sebagai lalpan ini memiliki fungsi yang bagus untuk membantu menambah jumlah ASI karena terdapat kandungan enzim phytoestrogens yang berperan penting dalam memperlancar produksi ASI.

Kemangi juga memiliki sifat yang dapat menenangkan dan meningkatkan gerakan-gerakan usus agar dapat mencegah sembelit sehingga pencernaan menjadi lancar.

8. Labu.

Berbagai macam jenis labu seperti labu siam, labu botol, serta labu kuning dapat bermanfaat untuk meningkatkan ASI bagi ibu menyusui.

Labu memiliki gizi yang tinggi dan bisa membantu mencegah sembelit. Labu juga memiliki kandungan zat besi namun hanya sedikit jika dibandingkan dengan sayuran lainnya.

9. Kacang almond.

Sama seperti kacang tanah, kacang almond memiliki kandungan protein yang tinggi serta zat besi. Terdapat juga kalsium yang sangat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui.

10. Pare.

Pasti anda mengenal jenis makanan yang satu ini karena rasa pahitnya yang khas. Tidak semua orang menyukai pare karena rasanya yang begitu pahit ini.

Namun untuk ibu yang sedang menyusui, pare ternyata cukup bermanfaat untuk membantu memperbanyak jumlah ASI.

Selain itu, pare juga bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes yang membutuhkan produksi insulin dari dalam tubuh dan juga menurunkan kadar gula darah.

11. Jagung.

Kandungan karbohidrat dan protein pada jagung dapat membentuk ASI yang baik untuk dikonsumsi si kecil. Jagung juga berfungsi untuk memperbanyak jumlah ASI yang dibutuhkan.

Jagung bisa dikonsumsi dengan cara dijadikan sup, digoreng, direbus, atau dibakar sesuai dengan selera.

Mengonsumsi jagung sebanyak 200 gram per harinya dapat meningkatkan jumlah ASI pada payudara ibu.

Selain makanan yang sudah disebutkan tadi, anda juga bisa mengonsumsi berbagai jenis sayuran dan buah-buahan lainnya untuk mendukung pertumbuhan ASI.

Terapkanlah pola hidup sehat agar anak anda juga memiliki pertumbuhan yang baik.