Ingin Menyusui Lancar? Lakukan Pijat Laktasi Saja Yuk!

Ingin Menyusui Lancar? Lakukan Pijat Laktasi Saja Yuk!

CARA PIJAT LAKTASI – Hadiah terbesar setelah berjuang antara hidup dan mati saat melahirkan sadalah anak manis yang pintar menangis.

Walau ia menangis keras keras, suaranya bagaikan lagu merdu di telinga ibu.

Lalu dokter menaruh bayi di dada ibu, untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD).

Menyusui adalah momen manis untuk melekatkan hubungan fisik dan batin antara ibu dan anak.

Namun pada saat bayi baru lahir, kadang ia kesusahan untuk menyusu. Jadi, posisi bayi harus benar benar pas, sehingga asi bisa terhisap dengan lancar.

Arahkan mulut mungil bayi pada areola (area di payudara yang berwarna kehitaman), lalu biarkan ia menghisap cairan manis itu.

Jika mulutnya masih berbunyi, paskan lagi posisinya, agar bayi bisa menyusui dengan nyaman.

Bunda juga harus rileks ya saat menyusui. Lihat wajah manis sang bayi dan tersenyumlah. Ia sangat bahagia ketika minum asi.

Jika bunda stress dan suka berpikiran negatif, produksi asi bisa mampet. Untuk relaksasi, bunda bisa mendengarkan musik klasik atau lagu lagu favorit, sambil menyusui.

Namun tak semua ibu menyusui bisa memproduksi asi yang berlimpah. Ada beberapa yang terkadang bermasalah dan membuat hati jadi tak bisa tenang.

Penyebab Kurangnya Produksi ASI

1. Kurang Istirahat

Bayi baru lahir memang belum mengenal perbedaan antara siang dan malam ya Bunda.

Jadi ia sering menyusu pada malam hari, setidaknya dua jam sekali. Bunda harus siap siaga saat malam untuk memberi asi pada bayi, dan mengganti popoknya yang basah dan kotor.  

Sehingga saat pagi sering mengantuk dan kelelahan.

Padahal pagi hari adalah waktu paling sibuk bagi bunda. Karena harus menyiapkan sarapan, memandikan sang kakak, membersihkan rumah, dan lain lain.

Bunda yang kurang istirahat dan kekurangan waktu tidur bisa pusing, dan asi susah keluar.

Untuk mengatasinya, bunda bisa ikut tidur siang saat bayi tidur siang. Lupakan sejenak urusan rumah tangga yang tak ada habisnya.

Santai dulu ya Bunda, demi kelancaran produksi asi dan senyuman si bayi.

Lalu bagaimana jika bunda adalah wanita karir? Pasti tak bisa tidur siang, karena harus bekerja di kantor.

Sempatkan diri untuk tidur sejenak di atas kendaraan saat berangkat atau pulang kerja. Ajak juga suami untuk bekerja sama.

Bagaimana cara kerjasamanya? Suami dimintai tugas untuk menyusui bayi dengan asi perah saat malam hari.

Tidak setiap malam sih, bergiliran saja jadwalnya dengan bunda. Jadi bunda bisa cukup istirahat walau tidak setiap malam.

Kalau suami menolak?

Halo, yang diurus itu anak siapa? Bukankah bayi adalah anak berdua, jadi bukan hanya bunda yang mengurusnya.

Lagipula, saat sang ayah menggendong dan memberikan asi perah, bisa jadi momen manis untuk mendekatkan hubungan batin antara ayah dan anak.

Tentu saja ayah ingin disayang oleh anaknya, bukan?

2. Penggunaan Alat KB Hormonal

Penyebab lain dari kurang lancarnya produksi air susu ibu adalah salah memilih alat keluarga berencana.

Beberapa jenis kb hormonal seperti pil bisa membuat produksi asi mampet. Jadi untuk amannya, pakai kb non hormonal seperti spiral, sistem kalender, atau kondom.

Jangan lupa untuk konsultasi ke dokter kandungan atau bidan terdekat ya Bunda. Untuk mengetahui, jenis kb apa yang paling cocok untuk tubuh bunda.

3. Penyakit seperti Diabetes, Hipertensi, dan Kelainan Tiroid

Bunda yang punya riwayat penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, atau kelainan hormin tiroid juga bisa kesusahan memberi air susu ibu pada bayi.

Jadi sebelum memutuskan untuk hamil, bahkan sebelum menikah, periksakan dulu ke dokter. Minta rekomendasi untuk periksa kesehatan di  laboratorium secara menyeluruh.

Jika ada penyakitnya, maka bisa disembuhkan dulu, sebelum hamil dan melahirkan. Agar tidak ada kendala kelak.

4. Operasi Payudara

Bunda, pernahkah dulu merasa minder lalu memutuskan untuk menambah ukuran dada dengan cara operasi?

Bantalan berisi silikon diletakkan di dalam payudara sehingga memperbesar ukurannya. Dengan harapan wanita jadi tampak lebih cantik dan juga seksi.

Tapi operasi itu juga beresiko, karena silikon diletakkan di dekat saluran susu. Sehingga produksi asi bisa terganggu. Jadi pikir pikir lagi ya sebelum operasi.

Bersyukur saja dengan ukuran yang dimiliki, karena produksi air susu ibu tidak tergantung dari besarnya ukuran payudara.

5. Bayi Jarang Disusui Saat Malam Hari

Selain operasi, bayi yang jarang disusui saat malam juga bisa menyebabkan produk

si asi menurun drastis. Prinsip mengalirnya asi adalah semakin banyak dihisap oleh bayi, semakin banyak yang keluar.

Jangan malas untuk menyusui saat malam ya bunda. Karena masa menyusui hanya dilakukan selama dua tahun. Sabar saja Bunda.

Jika bayi sudah berusia satu tahun, biasanya ia sudah jarang menuntut diberi asi. Sehingga ibu bisa tidur dengan nyenyak dan produksi asi kembali lancar.

Cara Melakukan Pijat Laktasi

Salah satu cara melancarkan produksi air susu ibu adalah dengan pijat laktasi.

Apa pengertian pijat laktasi?

Yaitu teknik memijat payudara sehingga asi bisa keluar dengan lancar.

Pijat laktasi sangat berguna saat ibu ingin menyusui tapi produksi asi belum sesuai dengan yang diharapkan.

Pijat laktasi juga bisa dilakukan saat payudara sudah mengeras tapi asinya susah keluar.

Terlalu banyak air susu di dalam payudara yang membuat ibu kesakitan karena payudara bengkak tapi tidak bisa mengeluarkan asi.

Pertolongan pertama adalah dengan mengompres payudara dengan waslap yang sudah dicelup air dingin. Lalu ganti dengan waslap yang dicelup air hangat.

Atau bisa menggunakan sayur kol yang didinginkan terlebih dahulu di dalam lemari es. Lama lama air susu ibu akan keluar dengan lancar.

Baru kita bisa melakukan pijat laktasi. Berikut ini caranya:

1. Pemanasan

  • Bersihkan diri

Sebelum melakukan pijat laktasi, potong kuku terlebih dahulu ya bunda. Lalu cuci tangan dengan sabun antiseptik dan bilas dengan air hangat.

Ganti baju dengan daster atau atasan bersih yang memiliki kancing atau resleting depan. Atau pakai saja tank top/kaos tanpa lengan.

Tujuannya agar semua bersih dan steril, dan mudah untuk melakukan pijat laktasi.

  • Buat suasana nyaman

Pasang musik klasik atau musik yang lembut sebagai pengiring agar sesi pijat berjalan dengan lancar.

Bunda suka mendengarkan lagu dari boyband korea? Bisa juga diputar di mp3 player atau di smartphone.

Musik akan membuat sesi pijat terasa lebih menyenangkan, sehingga diharap air susu ibu yang keluar akan diproduksi lebih banyak oleh kelenjar asi.

  • Bersihkan payudara

Bersihkan payudara dengan waslap/ handuk yang sudah dicelup terlebih dahulu dengan air hangat selama 2 menit, ulangi 4-5 kali.

Atau bisa juga mandi saja dengan air hangat.

Tujuannya agar bunda lebih rileks sehingga produksi asi diharap bisa keluar lebih banyak.

Setelah payudara dilap dengan air hangat, bersihkan juga sisa kotoran dan daki yang ada di payudara.

Jangan pakai sabun pembersih wajah atau susu pembersih plus toner ya. Karena dikhawatirkan wanginya akan membuat bayi ogah menyusu. 

Gunakan saja kapas atau kassa yang dicelup dengan baby oil.

Bersihkan setiap bagian dari payudara dengan teliti. Lalu basuh lagi dengan handuk kecil yang sudah dicelup air hangat.

cara pijat laktasi
cara pijat payudara/ pijat laktasi (source: wishingbaby.com)

2. Mulai pemijatan

  • Ambil beberapa tetes baby oil, lalu balurkan pada jari jari tangan.
  • Letakkan di bagian antara puting dan areola, lalu pijat perlahan. Dimulai dari arah kanan ke kiri, lalu ke arah atas, dan terakhir ke arah bawah. Pelan pelan saja bunda, agar puting tidak lecet.
  • Selanjutnya yang dipijat adalah bagian payudara, pijat melingkar mengikuti bundaran payudara. Caranya taruh tangan kanan dan kiri di bagian antara payudara kanan dan payudara kiri. Lalu  pijat perlahan ke arah samping dan bawah, hingga tangan menyangga payudara. Lalu lepaskan perlahan sambil mendorongnya ke atas.
  • Bunda bisa mengulangi gerakan ini 5-6 kali untuk tiap payudara

Sabar Bunda, sesi pijat belum selesai.

  • Sekarang waktunya memijat payudara dari bagian ujung.
  • Sejajarkan posisi jempol dan kelingking, taruh jempol di bagian atas payudara dan kelingking di bagian bawah.
  • Arah pemijatannya dari pangkal sampai puting susu. Dipijat pelan pelan saja, pijat bentuk melingkar dan spiral ke arah areola.
  • Bunda bisa mengulangi gerakan ini 3-4 kali untuk tiap payudara

Jika masih bingung, untuk lebih jelas silahkan di baca ulang beberapa kali sambil melihat panduan yang ada di dalam gambar.

Manfaat Pijat Laktasi

Pemijatan di daerah payudara (pijak laktasi) sangat bermanfaat bagi ibu menyusui. Berikut ini manfaatnya:

1. Melancarkan asi

Supaya asi lancar maka harus sering dikosongkak, bisa dengan disusukan langsung, di pompa ataupun dengan pijat laktasi.

Pijat laktasi juga bermanfaat untuk kesehatan mental para ibu menyusui. Karena setelah dipijat, perasaan jadi rileks. Hormon endorfin pun meningkat, dan produksi asi semakin lancar.

2. Mengatasi payudara bengkak

Dalam beberapa kasus banyak ibu yang asinya berlebih (hiperlaktasi), sudah disusukan ke bayi sampai kenyang tapi asi masih banyak.

Untuk menghidari payudara bengkak/ jika sudah terlanjur bengkak bisa dengan pijat laktasi supaya asi bisa keluar.

3. Memperindah & mengencangkan payudara

Selain mengatasi payudara yang bengkak karena terlalu banyak memuat air susu ibu, pijat laktasi juga bisa memperindah dan mengencangkan bentuk payudara.

Jadi para ibu tetap bisa percaya diri, walaupun payudaranya sering ditarik tarik oleh bayi saat menyusui. Payudara juga tetap bersih karena sering dirawat dan dibersihkan setidaknya seminggu sekali.

4. Merangsang produksi asi sejak masa hamil

Ibu yang masih hamil juga boleh noleh saja untuk mempraktekkan teknik pijat laktasi. Tujuannya agar merangsang produksi asi kelak saat ia sudah melahirkan.

Kadang-kadang, saat ibu hamil 8 atau 9 bulan, asi malah sudah diproduksi oleh payudara.

Makanan yang Baik Untuk Memperlancar Produki ASI

Bagaimana jika payudara tak bisa mengalirkan air susu ibu dengan lancar padahal sudah sering melakukan pijat laktasi?

Padahal air susu ibu adalah makanan utama bagi bayi baru lahir sampai ia berusia 6 bulan.

Asi sangat diperlukan bayi karena nutrisinya sangat lengkap, mengandung karbohidrat, protein, vitamin, lemak baik dan juga mineral.

Gizi lengkap dari asi membuat bayi sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang bagus, serta bisa meningkatkan kecerdasannya.

Jadi ibu menyusui harus benar benar memperhatikan kesehatan tubuhnya dan juga nutrisi yang ia konsumsi, agar produksi air susu ibu tetap lancar.

Ingatlah bahwa bunda makan untuk dua orang, jadi mau tak mau harus memperbaiki menu makannya agar air susunya semakin bergizi dan keluar dengan lancar.

Berikut ini makanan yang baik untuk memperlancar produki asi:

1. Daun katuk

Sedari dulu, katuk terkenal sebagai salah satu makanan yang bisa membuat produksi asi semakin lancar. Daun katuk bisa dibuat sayur bening atau direbus begitu saja.

2. Kacang panjang

Baik juga untuk menambah produksi asi. Sajikan semangkuk sayur bening atau sayur asam berisi kacang panjang dan juga labu siam. Sedap dan sangat bergizi.

Kacang panjang selain lezat, juga mengandung zat besi. Ibu menyusui sangat membutuhkan zat besi karena sering mengalami anemia.

Karena nutrisi dalam tubuhnya disedot oleh bayi dan juga ibu menyusui sering kurang tidur, sehingga bisa pusing dan anemia.

3. Bayam

Selain kacang panjang, sayur bayam juga mengandung zat besi yang baik untuk dikonsumsi para ibu menyusui.

Sayur bayam juga mengandung vitamin dan juga mineral, yang membuat air susu ibu makin kaya gizi. Bayi yang meminum asi jadi makin sehat dan segar bugar.

4. Buah segar

Jika ingin makan camilan, makan saja buah buahan yang rendah lemak. Jadi ibu menyusui tak takut untuk menjadi gemuk.

Buah-buahan seperti apel dan jeruk mengandung banyak vitamin sehingga asi makin bagus kualitasnya, dan wajah ibu jadi makin segar.

Bunda bosan makan buah begitu saja?

Dijadikan jus saja, tapi beri gula sedikit saja. Atau bunda bisa mengkreasikan apel, semangka, dan juga buah pear menjadi salad buah yang sehat dan juga menyegarkan.

5. Kacang-kacangan

Selain buah buahan dan sayuran, bunda juga bisa mengkonsumsi kacang kacangan untuk menambah produksi air susu ibu.

Kacang mete bisa jadi camilan sehat dan bergizi karena mengandung protein tinggi.

Selain kacang mete, kacang kenari juga mengandung kalsium dan protein. Kenari bisa dikonsumsi karena mengandung banyak gizi: vitamin C, vitamin E, asam folat, fosfor, kalium, dan magnesium.

Semangkuk kecil kacang kenari bisa bunda makan setiap pagi. Sehingga asi yang bergizi bisa mencerdaskan bayi karena mengandung asam folat.

Vitamin C yang ada dalam kacang kenari, bagus untuk daya tahan tubuh ibu menyusui yang sering kelelahan.

Jika bosan makan kacang kenari panggang atau goreng, kreasikan saja dengan membuat kue bolu bertabur kacang kenari.

Atau buat pisang bakar bertopping sedikit gula halus dan remukan kacang kenari. Pisang mengandung kalium yang baik untuk menambah gizi di dalam tubuh bunda.

Sementara kacang mengandung protein tinggi dan rendah lemak. Sungguh suatu camilan yang mudah dibuat, namun bergizi dan juga megenyangkan.

Jika ASI Masih Belum Lancar Juga!

Saat bunda sudah makan makanan bergizi, melakukan pijat laktasi, mengompres payudara, tapi air susu ibu masih kurang lancar keluar?

Berikan saja payudara pada bayi. Semakin ia menyedot, semakin banyak asi yang keluar.

Walaupun payudara terasa kempes dan kosong, tetap berikan pada bayi.

Hisapannya akan merangsang produksi air susu ibu.

Saat bayi menyusu di payudara sebelah kiri, biasanya di payudara kanan air susunya merembes membasahi baju bunda.

Jangan sia siakan asi itu bunda! Segera ambil pompa asi atau botol kaca steril untuk menampung asi. Asi perah itu bisa disimpan di dalam lemari es dan diberikan pada bayi saat dibutuhkan.

Walaupun bunda tidak bekerja kantoran, namun asi perah tetap bisa disimpan.

Saat bunda ingin jalan jalan keluar tanpa membawa bayi, atau saat mengantri di dokter dan tidak ada ruang khusus untuk menyusui , bayi bisa diberi asi perah di dalam botol.

Bunda, tetaplah bersemangat dan menyusui dengan keras kepala. Semua problem yang ada saat menyusui pasti bisa diatasi.

Lakukan terus kompres payudara dan juga pijat laktasi untuk memperlancar keluarnya asi karena setiap tetes asi sangatlah berharga bagi masa depan bayi.